Jadi Pembicaraan di Medsos, Sidak DPRD Natuna Terkait Fasilitas SMP II Ranai Bikin Haru Guru

Komisi I DPRD Natuna bersama Dinas pendidikan langsung sidak (inspeksi mendadak) Setelah mendapat info kritikan dari Media Sosial tentang fasilitas sarana dan prasana tidak memadai di SMP II Ranai yang beralamat di jalan Dtk. Wan Moh Benteng.

Komisi I DPRD Natuna, Wan Sofian dan Erik Marka bersama Seketetaris Dinas Pendidikan Natuna, Tabrani di dampingi Kepala Sekolah SMP II Ranai, Faturrahman langsung meninjau ruangan kelas yang memiliki fasilitas Meja dan Kursi tidak layak lagi.

Saat inspeksi, di temukan kursi dan meja tidak layak pakai serta plafon ruang kelas dalam keadaan rusak dan menjadi ancaman untuk murid murid bila mana kepingan Flafon jatuh.

SMP Negeri II Ranai dengan jumlah 11 ruangan belajar dengan jumlah murid 260 siswa Tidak hanya mengalami kerusakan pada flafon,namun masih membutuhkan pembangunan ruangan Aula yang belum ada di sekolah tersebut.

Terkait hal ini,Komisi I DPRD Natuna akan mengadakan hearing dengan Dinas Pendidikan Kab.Natuna untuk mencari solusi dalam mengatasi dunia pendidikam di Kabupaten Natuna.

“ Kita (Komisi I DPRD) bersama Dinas Pendidikan akan merespon keluhan ini” ucap Wan ,Senin (3/9/ 2018).

Ketua komisi I Wan Sofian juga bertemu langsung dengan Ibu Widiawati salah satu Pengajar yang telah memposting photo kursi sekolah yang tidak layak Natuna di Media Sosial pada beberapa waktu yang lalu.

Isak tangis Widiawati tak terbendung ketika bertemu wakil rakyat tersebut, dan meminta maaf karena telah memposting foto tersebut di media sosial.

“Ibu tak perlu minta maaf, justru kami Komisi satu berterimakasih kepada ibu, karena dengan postingan ibu kami jadi tau, dan hal seperti ini yang kami minta. Yaitu melaporkan setiap kendala kepada kami atau dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti” ucap Wan Sofyan.

Hal senada juga di sampaikan anggota Komisi I DPRD Natuna Erik Marka,selain pergantian Kursi dan meja juga semua atap sekolah yang sudah bocor dan hampir mau roboh akan segera di perbaiki pada tahun anggaran 2019. Karena kondisinya sangat jelas perlu perhatian segera. Apalagi jika dilihat sampai kedalam ruang kelas. Bahkan dua lokal kelas diperuntukan bagi kelas 1 dan 2, sangat miris. Plafon triplek hingga atap sudah bocor jika hujan tiba, kawat juga sudah berlobang.

” Terima kasih untuk kehadiran para DPRD dan Dinas Pendidikan untuk memperhatikan langsung sekolah kami,” Faturahman.

Dalam hal ini,kepsek SMP Negeri II,menambahkan untuk ruang laboratorium khususnya untuk Komputer masih sangat kekurangan dan menjadi kendala bila UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) akan di terapkan di tahun 2018.

” Saat ini hanya 9 unit komputer,namun kita juga menunggu bantuan CSR dari Bank Riau untuk penambahan 20 unit Komputer kepada sekolah ini,” cetus Kepsek.

Di jelaskan kepsek,Untuk tahun 2018 akan diberlakukan UNBK,untuk kelas 12 atau kelas III yang mengikuti ujian berjumlah 89 akan di bagi menjadi 4 Seasion (bagian Waktu) untuk ujian di Lab. komputer.

SMP Negeri II Ranai mempunyai bangunan seluas 2,6 Hektar dengan Guru 22 orang. Dari hasil sidak ini Sebut Wan sofyan nantinya akan dimasukan dalam pokok pikiran komisi yang dipimpinnya dan segera diusulkan ke pemerintah daerah untuk dilaksanakan pada tahun berikutnya.(*)

Sumber: https://www.wartakepri.co.id/2018/09/03/jadi-pembicaraan-di-medsos-sidak-dprd-natuna-terkait-fasilitas-smp-ii-ranai-bikin-haru-guru/